Kepada siapa kita harus bersedekah

contoh dalam beramal7

Bukan tersedia gunanya memberi sedekah sebatas untuk membersihkan hati nurani, untuk mengusir momok kemiskinan bersama memanipulasi diri sendiri untuk meringankan suasana orang lain yang miskin, untuk mempercantik diri di mata orang lain, pastor paroki, rakyat.

Amal adalah dan mesti, di atas segalanya, tindakan cinta dan, kedua, pengakuan atas tindakan keadilan: tiap tiap orang perlu layak untuk hidup bersama dengan bermartabat, setidaknya mempunyai apa yang terlampau diperlukan untuk melakukannya.

Tuhan bukan idamkan barang terus berada di tangan segelintir orang, namun barang tersebut milik seluruh orang, milik seluruh orang untuk menjamin prestise dan kelangsungan hidup. Apa yang Tuhan ciptakan adalah milik seluruh orang.

Lebih-lebih pengumpulan persembahan di gereja, yang disebut koleksi, yang bertujuan untuk membantu komunitas religius dan terlalu mungkin paroki untuk berinvestasi didalam karya amal untuk orang miskin dan membutuhkan, adalah cara yang terlampau diperlukan untuk memberi sedekah bagi mereka yang yakin dan Mereka menghadiri gereja secara teratur.

Memberi sesuatu menyatakan kesediaan untuk berbagi bersama sesama umat beriman dan bersama dengan siapa saja yang membutuhkan, mengorbankan sesuatu yang jadi milik kami untuk kepentingan dengan. Tidak kebetulan bahwa tersebut berlangsung terhadap selagi penyajian roti dan anggur,. Terhadap kurban par excellence Kristus ditambahkan kurban pribadi kecil berasal dari mereka yang bersiap merayakan rahasia Ekaristi.

Kepada siapa wajib memberi sedekah?

Menjadi, haruskah kami memberi sedekah kepada seluruh orang, tanpa membeda-bedakan? Kami wajib membawa dampak ketetapan secara memahami. Memang sahih bahwa bukan seorang pun mesti ditolak perlindungan dan belas kasihannya, di selagi-sementara sulit, namun juga sahih bahwa bukan produktif untuk membenarkan dan memberi makan kenyataan mengemis dan, di atas segalanya, pendayagunaan orang yang lebih lemah dan lebih bukan berdaya, layaknya mereka bisa saja anak-anak atau orang tua atau stigma.

Lebih jauh kembali, kami kudu studi membedakan orang yang sahih-sahih miskin berasal dari mereka yang, gara-gara kemalasan atau tipu kekuatan, bukan mau bekerja melacak nafkah dan bahagia bersama sedikit yang mampu mereka peroleh berasal dari orang-orang yang baik hati. Celakalah untuk mendorong konduite eksklusif

Mereka yang meminta sedekah wajib melakukannya hanyalah sebab keperluan konkret, tidak sebagai pekerjaan, dan merupakan tugas yang tepat berasal dari seorang Kristen yang baik untuk sadar bagaimana membedakan, juga untuk bisa campur tangan untuk menopang bersama cara yang berbeda mereka yang, dikarenakan dikarenakan kurangnya ilmu mengenai negara atau dikarenakan kesederhanaan kecerdasan, dia terlalu inginkan bekerja dan lebih-lebih bisa saja bekerja, namun dia bukan mengerti bagaimana menemukan jalan.

 

Bagaimanapun, berarti, ketika memberi sedekah, untuk menghormati prestise mereka yang menerimanya, menjamin ikatan, kontak yang melampaui pertukaran koin. Berjabat tangan, memandang, menyapa, apalagi membelai, akan jadi bentuk amal yang paling berharga dan dihargai bukan sebatas bagi yang menerimanya, tapi juga di mata Tuhan.

DITULIS DALAM: Umum