Rumah Adat Nusa Tenggara Timur yang Penuh Makna

23

Keunikan Indonesia memang hampir tiada batasnya. Dari setiap sudut provinsi pasti memiliki bahasa daerahnya masing-masing, lengkap dengan rumah adatnya yang begitu khas.

Berkat keunikannya tersebutlah, Indonesia cukup dikenal secara luas oleh turis asing dan menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan.

Musalaki, begitulah warga Nusa Tenggara Timur menyebut rumah adat mereka. Secara etimologinya, nama dari rumat tersebut berasal dari bahasa suku Ende Lio yang berarti Ketua Adat.

Alhasil, rumah adat Nusa Tenggara Timur tersebut memang dikhususkan bagi para pemimpin dalam suatu komunitas masyarakat di tempat bersangkutan.

Berkat adanya tempat tinggal itu jugalah, kita sebagai orang asing dan pendatang mampu membedakan sosok yang dihormati diantara penduduk sebuah desa.

Sebagai pusat dari berkumpulnya warga desa, beberapa ritual dan upacara adat juga seringkali diadakan di tempat ini.

Bentuknya yang jauh lebih unik juga akan memudahkan para wisatawan asing agar dapat menemukannya secara lebih efektif saat berkunjung ke NTT.

Dari strukturnya bisa dibagi menjadi dua bagian yang berbeda, yaitu bagian bawah dan atas dengan masing-masing kegunaan sekaligus simbol tertentu.

Beralih di zaman modern seperti sekarang, Rumah Musalaki nampaknya masih digunakan sebagai bagian dari adat masyarakat NTT yang sudah mendarah daging secara turun temurun.

Desain bangunan ini bahkan sudah sering diterapkan pada bangunan pemerintah modern termasuk kelurahan, kecamatan, hingga tingkat kabupaten. Bedanya, masyarakat zaman sekarang membangunnya dengan struktur yang lebih kuat dan dari bahan yang lebih mumpuni.

Sekalipun NTT memiliki lebih dari satu rumah adat, yakni Musalaki, Mbaru Niang, dan Sao Ria Tenda Bwe Moni Koanara, akan tetapi Musalaki sudah disepakati menjadi simbol dari Nusa Tenggara Timur.

Filosofi unik juga lahir secara alami, yaitu menawarkan kesetaraan antara sesama manusia, serta alam sekitar. Jadi tak heran jika para penduduknya sendiri memiliki gaya hidup yang sederhana dan jauh lebih mampu menjaga alamnya dengan sangat baik.

Rumah Musalaki tentunya mendatangkan berbagai macam hal dari segi aspek kehidupan yang khas, dimulai dari nilai religius, estetika, norma, hingga budaya yang diwariskan secara turun temurun hingga sampai saat ini.